Tuesday, April 1, 2014

1 dari 73 ....

Pada akhir zaman, seperti sekarang ini banyak kita jumpai pengaruh, ajakan, rayuan dan bimbingan dalam masalah beribadah. Dan dalam hal ini banyak pengaruh yang mengarah kepada hal-hal yang negatif yang mana tidak sesuai dengan pedoman dasarnya Agama Islam bersandarkan al-Quran dan al-Hadith.
Oleh karena itu, kita mengajak dan membimbing masyarakat dalam hal beribadah yang benar dan berdasarkan al-Quran dan al-Hadith secara teori dan praktik, Adapun teorinya, iaitu meningkatkan ilmu dengan mengaji al-Quran dan al-Hadith yang biasa di lakukan sekurang-kurangnya setiap minggu satu (1) kali, dan selainnya mengikut keperluan tertentu. Apabila sudah mendapat ilmu dari pengajian, barulah di amalkan sesuai ilmu yang sudah ada, dan di kuasai agar dalam melaksanakannya boleh YAQIN dan tahu dasar dalilnya. 
Kenapa ini harus di bahas, di perhatikan dan di teliti..? 
Di antaranya kerana sabda Nabi SAW:
وَأَنَّ هَذِهِ الْمِلَّةَ سَتَفْتَرِقُ عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ، اثْنَتَانِ وَسَبْعِيْنَ فِيْ النَّارِ وَوَاحِدَةٌ فِيْ الْجَنَّةِ وَهِيَ الْجَمَاعَةُ * رواه سنن أبي داود
“Dan Sesungguhnya ini Agama akan terpecah belah menjadi tujuh puluh tiga (73) golongan, Adapun yang tujuh puluh dua (72) golongan masuk Neraka dan yang satu (1) golongan masuk Syurga, iaitu Jama'ah (Golongan yang perpedoman al-Quran dan al-Hadith).” 
[Hadith Riwayat Sunan Abu Daud]

Tuesday, March 25, 2014


Hilangnya al-Quran dan Ilmu Agama

Khabar ini sangat memprihatinkan bagi kaum Muslimin, iaitu: Lenyapnya al-Qur'an dan hilangnya ilmu agama pada akhir zaman. Berita menyedihkan ini boleh dikaji dalam Hadith Sunan Ibnu Majah Babul Dhahabil Quran wa Ilmi (26) Kitabul Fitan (36).

Para sahabatpun hairan dan bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana ilmu boleh lenyap sedangkan kita selalu membaca al-Qur'an dan terus-menerus mengajarkannya kepada anak cucu secara turun-menurun sampai hari kiamat?”
Rasulullah menjawab: “Celaka engkau, bukankah Taurat dan Injil saat ini masih ada namun kaum mereka tidak mengamalkannya?”
Demikianlah Rasulullah SAW membandingkan hilangnya kitab-kitab suci Taurat, Injil dan al-Qur'an. Walaupun secara fisikal Kitab wahyu Ilahi tersebut masih ada namun jarang sekali orang yang mahu mengamalkannya. Meskipun ayat-ayat al-Qur'an masih dikumandangkan tapi nilai-nilai Qurani telah mula dianggap asing di muka bumi.
Pada akhirnya, Islam benar-benar luntur sampai manusia tidak mengenal lagi syariat. Kelak ada satu masa para orang tua yang sudah uzur hanya mengenal kalimat “laa ilaaha illallah” namun tidak tahu sama sekali apa itu solat, apa itu puasa, apa itu zakat, dan apa itu haji. Islam tinggal nama dan simbol-simbolnya saja. Masjid-masjid menjadi Muzium peninggalan kejayaan Islam dan pusat-pusat pengajian diubah menjadi tempat perlancongan sejarah.
Lenyapnya ilmu agama tidak lain karena generasi tua, para ulama, guru-guru agama telah wafat semua sementara generasi muda tidak ada yang berminat memperdalam ilmu al-Qur'an dan al-Hadith. Hilangnya agama berarti tertutupnya jalan ke Syurga yang tertinggal hanya kebodohan, kesesatan dan kemaksiatan.Nauzubillahi min dhalik.
4048 – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ: حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ، عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ، عَنْ زِيَادِ بْنِ لَبِيدٍ، قَالَ: ذَكَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا، فَقَالَ: «ذَاكَ عِنْدَ أَوَانِ ذَهَابِ الْعِلْمِ» ، قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ يَذْهَبُ الْعِلْمُ، وَنَحْنُ نَقْرَأُ الْقُرْآنَ، وَنُقْرِئُهُ أَبْنَاءَنَا، وَيُقْرِئُهُ أَبْنَاؤُنَا أَبْنَاءَهُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ؟ قَالَ: «ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ زِيَادُ إِنْ كُنْتُ لَأَرَاكَ مِنْ أَفْقَهِ رَجُلٍ بِالْمَدِينَةِ، أَوَلَيْسَ هَذِهِ الْيَهُودُ، وَالنَّصَارَى، يَقْرَءُونَ التَّوْرَاةَ، وَالْإِنْجِيلَ لَا يَعْمَلُونَ بِشَيْءٍ مِمَّا فِيهِمَا؟»
__________
[حكم الألباني] صحيح
… Nabi SAW. bercerita tentang masa hilangnya ilmu, aku (ziyad) bertanya: “Wahai Rasulullah bagaimana ilmu boleh hilang sedangkan kami terus membaca al-Qur'an dan kami membacakannya pada anak-anak kami dan anak-anak kami mengajarkan pada anak-anak mereka dan keturunan-keturunan kami sampai hari kiamat. Nabi menjawab: “Celaka engkau Ziyad, bukankah aku tahu engkau laki-laki yang paling faham di kota Madinah ini. Bukankah Yahudi dan Nasrani saat ini masih membaca Taurat dan Injil, mereka tidak mengamalakan sedikitpun dari kedua kitab suci tersebut”.
[Hadith Sunan Ibnu Majah No.4048 Kitabul Fitan]

4049 – حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ، عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ، عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَانِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” يَدْرُسُ الْإِسْلَامُ كَمَا يَدْرُسُ وَشْيُ الثَّوْبِ، حَتَّى لَا يُدْرَى مَا صِيَامٌ، وَلَا صَلَاةٌ، وَلَا نُسُكٌ، وَلَا صَدَقَةٌ، وَلَيُسْرَى عَلَى كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فِي لَيْلَةٍ، فَلَا يَبْقَى فِي الْأَرْضِ مِنْهُ آيَةٌ، وَتَبْقَى طَوَائِفُ مِنَ النَّاسِ الشَّيْخُ الْكَبِيرُ وَالْعَجُوزُ، يَقُولُونَ: أَدْرَكْنَا آبَاءَنَا عَلَى هَذِهِ الْكَلِمَةِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، فَنَحْنُ نَقُولُهَا ” فَقَالَ لَهُ صِلَةُ: مَا تُغْنِي عَنْهُمْ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَهُمْ لَا يَدْرُونَ مَا صَلَاةٌ، وَلَا صِيَامٌ، وَلَا نُسُكٌ، وَلَا صَدَقَةٌ؟ فَأَعْرَضَ عَنْهُ حُذَيْفَةُ، ثُمَّ رَدَّهَا عَلَيْهِ ثَلَاثًا، كُلَّ ذَلِكَ يُعْرِضُ عَنْهُ حُذَيْفَةُ، ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَيْهِ فِي الثَّالِثَةِ، فَقَالَ: «يَا صِلَةُ، تُنْجِيهِمْ مِنَ
النَّارِ» ثَلَاثًا
__________
[حكم الألباني] صحيح
… Rasulullah SAW. bersabda: “Lunturnya Islam sebagaimana lunturnya warna pakaian, sehingga umat tidak mengenal lagi apa itu puasa, apa itu solat, apa itu ibadah haji dan apa itu zakat. Dan lenyapnya Kitabillah azza wajalla dalam satu malam maka tidak ada tertinggal di bumi satu ayatpun. Dan tertinggal golongan manusia yang terdiri dari orang-orang tua renta laki-laki dan perempuan. Mereka berkata: “Orang tua kami mengajarkan kalimat ini : “Laa ilaaha illallah”, dan kami sekarang mengucapkannya … al-hadith
[Hadith Sunan Ibnu Majah No.4049 Kitabul Fitan]

MH370 dalam ingatan

Adakah ini kepastian .....

Yang pasti, ini lah yang disampaikan memandangkan kita sebagai manusia yang kerdil ini tidak mempunyai kemampuan untuk pergi lebih jauh. Sekiranya ini lah ketika hijab di buka, maka qodar dan ketentuan illahi membuktikan bahawa manusia yang merasa dirinya pandai, cerdik atau apa saja, teknologi yang canggih tidak ke mana. Kepada keluarga yang terbabit bersabar itu perlu.

MH370: POSSIBLE DEBRIS FOUND

PM NAJIB RAZAK’S PRESS STATEMENT ON MH370

This evening I was briefed by representatives from the UK Air Accidents Investigation Branch (AAIB). They informed me that Inmarsat, the UK company that provided the satellite data which indicated the northern and southern corridors, has been performing further calculations on the data. Using a type of analysis never before used in an investigation of this sort, they have been able to shed more light on MH370’s flight path.
Based on their new analysis, Inmarsat and the AAIB have concluded that MH370 flew along the southern corridor, and that its last position was in the middle of the Indian Ocean, west of Perth.
This is a remote location, far from any possible landing sites. It is therefore with deep sadness and regret that I must inform you that, according to this new data, flight MH370 ended in the southern Indian Ocean.
We will be holding a press conference tomorrow with further details. In the meantime, we wanted to inform you of this new development at the earliest opportunity. We share this information out of a commitment to openness and respect for the families, two principles which have guided this investigation.
Malaysia Airlines have already spoken to the families of the passengers and crew to inform them of this development. For them, the past few weeks have been heartbreaking; I know this news must be harder still. I urge the media to respect their privacy, and to allow them the space they need at this difficult time.

Sunday, March 23, 2014

Sedikit persoalan .... semasa

Manusia boleh merancang, tetapi rancangan Allah tidak ada siapa yang boleh menduga. Inilah yang dinamakan qodar. Itu pun kepada yang yakin. Yang lain, akan membawa andaian demi andaian. Apa sekalipun ia hanya akan terjawab bila mereka yang terlibat baik CREW atau PENUMPANG memberi cerita mereka. 

Teruskan usaha mencari (Search And Rescue (SAR) Malaysia, dan teruskan membantu setiap negara yang berkemampuan, inilah kekkeluargaan global. Setelah lebih dua (2) minggu, rengkasan ....


Two weeks of rumours, false leads:
MARCH 8, 7.24am: Malaysia Airlines confirms a jet lost contact with air traffic control at 2.40am after leaving Kuala Lumpur for Beijing.
10.30am: Families waiting at Beijing airport are told passengers will not arrive.
NIGHT: International rescue effort is under way. Two passengers used passports - one Austrian, one Italian - reported stolen in Thailand. Airline does not rule out terrorism.

MARCH 9, 2am: Airline says it last heard from flight MH370 at 1.30am, not 2.40am.
NOON: Hong Kong Immigration Department confirms 45-year-old local woman was on board.

MARCH 10: The largest rescue flotilla in Chinese naval history - four warships and five civilian and commercial vessels - speeds overnight to waters between Malaysia and Vietnam. Ten Chinese satellites join hunt.
NIGHT: Airline announces it will give 31,000 yuan (HK$39,200) to relatives of each passenger as a special condolence payment.

MARCH 11: Two Malaysian military officials say jet flew for an hour off flight course and at a lower altitude after vanishing from civil aviation radar. Interpol identifies two Iranians as holders of stolen passports.

MARCH 12: Beijing slams Malaysia's "pretty chaotic" and conflicting information as Kuala Lumpur officials fail to pinpoint the plane's last known whereabouts.

MARCH 13: Malaysian military confirms spotting unidentified aircraft on its radar about 1 hour and 20 minutes after MH370's signal went cold. Airline says it has not been determined if that was the missing jet.

MARCH 14: Investigators are increasingly certain the jet turned back across the Malay Peninsula after losing communication. International search expands westwards towards Indian Ocean.

MARCH 15: Search narrows to two air corridors as Malaysian Prime Minister Najib Razak confirms plane kept flying after it "vanished". Officials also confirm the jet's disappearance was a "deliberate act".

MARCH 16: Search shifts to Indian Ocean with satellite data showing the plane flew for seven hours after it lost contact. Pilot's background under renewed scrutiny after a flight simulator is found at his home.

MARCH 17: Possible new timeline of when plane shut off its communication systems as airline reveals last words from cockpit, spoken by co-pilot, were: "All right, good night". A flight engineer who was a passenger comes under investigation.

MARCH 18: Disappearance is longest in modern aviation history. US officials confirm they are working closely with the Malaysian government. Relatives of passengers threaten hunger strike due to lack of information; Beijing rules out sabotage by its nationals.

MARCH 19: Authorities in the Maldives investigate reports that residents saw a low-flying jet. Three million people join crowd-sourcing satellite hunt as search area expands to 26 countries.

MARCH 20: Australian Prime Minister Tony Abbott confirms two large pieces of possible wreckage spotted in the southern Indian Ocean. Beijing says plane did not enter Chinese territory, according to its data.

MARCH 21: Bad weather hampers search efforts more than 2,000 kilometres off west coast of Australia.

MARCH 22: Malaysian authorities say a transcript of the final 54 minutes of cockpit communication published by The Daily Telegraph in Britain is inaccurate. Chinese authorities say their satellites spotted a large object in the southern Indian Ocean.

Friday, March 7, 2014

New name ....

Effective today we shall have a new name

Wednesday, July 11, 2012

10 hari Sahaja lagi ...

240 jam lagi ...

Ya ... kita akan menjumpai Ramadahan al Mubarrak, insyaallah. Bulan terbaik yang Allah SWT kurniakan kepada hambanya.

Sudahkah kita bersedia untuk memanafaatkan nya ?

Friday, June 22, 2012

Menjelang Ramadhan ...

Kurang dari sebulan kita insyaallah akan menemui Ramadhan. iaitu :-

28 hari lagi atau
04 minggu atau
672 jam atau
40320 minit atau
2419200 saat .... oops dah hilang berberapa saat dah ...

ohh ... alang kah indahnya makin dekat kita dengan Ramadhan makin beruntung kita dalam menghadapi bulan yang membawa peluang untuk kita beribadah dengan ganjaran yang berlipat ganda.

Dah bayar ke puasa-puasa yang terlepas bagi tahun yang terdahulu ... ada masa lagi jangan berlengah. 

Malangnya ramai dari kita yang mungkin hanya mendapat lapar dan dahaga, penat sembahyang dalam usaha beribadah ... tetapi tidak mendapat pahala atau ganjaran yang sewajarnya kerana tida termasuk dalam golongan yang diterima amalnya ... kerana bukan dari golongan yang di sebut Nabi SAW ;


"Man amilan amalan laisa alaihi amruna fa hua radun"
(Barang siapa beramal sebarang amalan, bukan dari perkara ku (Nabi) maka amalan itu di tolak)


Maka marilah kita benar-benar bertanya pada diri, adakah aku telah menepati "BENCHMARK" yang melayakkan kita tergolong dalam mereka yang  di katakan atau lebih tepat lagi diterima sebagai golongan orang mukmin dalam segala aspek.

Adakah amalan kita murni dan dari golongan yang mana syaitan sendiri telah mengaku didepan Allah aza wa jalla dengan ungkapan ini yang disebut berberapa kali dalam al-Quran 'kecuali mereka dari hambamu yang dimurnikan'.